Oleh Fellina Surgawi

Turning Red menghadirkan visual menarik dengan kisah yang cukup unik. Menurut sang sutradara, Domee Shi, Turning Red memiliki gaya visual yang sedikit berbeda dengan film-film Pixar sebelumnya.Film ini penuh warna, tekstur, dan gaya animasi yang menonjolkan ekspresi seperti kebanyakan film anime.

Gaya ini sangat tepat untuk film tentang remaja yang sedang mengalami naik turunnya emosi dengan segala perubahan suasana hatinya,” jelas Domee Shi. Dome shi sendiri adalah sosok perempuan yang menyutradarai film ini, Film ini merupakan film picart ke dua yang disutradarai oleh wanita, Ia dipercaya menyutradarai film animasi ini karena sebelumnya sudah memiliki pengalaman yang serupa.

Pada waktu itu, Domee Shi jadi sutradara dan penulis skenario film animasi pendek berjudul Bao (2018). Berkat itu, ia pun berhasil menyabet piala Oscar untuk kategori Best Animated Short Film. Inspirasi utama di balik ‘Turning Red’ adalah cerita saya ketika beranjak dewasa. Seorang anak China-Kanada yang merasa semuanya berada dalam kontrol. Ia adalah gadis kecil kesayangan ibu, dan tiba-tiba mengalami puber dan harus tumbuh besar. Film ini merupakan film picart ke dua yang disutradarai oleh wanita

Beberapa karakter yang berperan di film ini, ada salah satu tokoh bernama Tae Young dimana diceritakan merupakan personil dari sebuah grup vokal, karakternya terinspirasi oleh Jimin salah satu personil Boy Grup asal Korea Selatan BTS, tidak Cuma itu Sosok Tante Lala kini menjadi perbincangan dan wajah mirip karakter Abby di film Turning Red viral di Twitter. Gaya bicara Tante Lala yang ceplas ceplos dan energik membuat dirinya viral di media sosial. Kali ini, sejumlah netizen di Twitter, membandingkan wajah-nya dengan karakter Abby di film kartun Turning Red. Dan ini juga menjadi naiknya pembahasan mengenai film Turning Red, film akan mudah melonjak popularitas jika bagian-bagian tertentu pada film relate atau banyak sesuai dengan isu masyarakat.

Kemudian Film animasi Pixar Turning Red memecahkan rekor pembukaan penayangan secara global Disney+, hanya dalam waktu 3 hari sejak penayangan perdana, Hampir seminggu penayangan perdana, Disney mengungkapkan Turning Red memecahkan rekor penonton global Disney+ dalam waktu singkat. Platform streaming tersebut mencatat film dengan cepat menduduki peringkat teratas dalam tiga hari pertama.

Ada berbagai macam alasan yang menjadi daya tarik dari film Turning Red. Gak heran kalau film ini dikatakan sebagai film animasi terbaik. Film ini pada akhirnya berbicara tentang kemampuan untuk menerima segala emosi.