Oleh Lisa Nurholiza, Divisi Konten Kamisinema

Emma Charlotte Duerre Watson atau yang terkenal sebagai Emma Watson adalah aktris asal Inggris kelahiran 1990 yang baru-baru ini menjadi perbincangan warga maya twitter terkait keputusannya untuk berhenti dari dunia seni peran. Keputusannya diketahui publik saat awal Maret 2021 melalui bio akun instagram Emma yang sudah “terbengkalai”, walaupun bio tersebut sudah tertulis sejak akhir 2020 lalu, Ia juga diketahui akan melanjutkan kehidupannya bersama sang tunangan, Leo Robinton.

Sumber : dreamstime.com

Emma Watson mulai dikenal lewat perannya sebagai Harmione Jean Granger dalam serial film Harry Potter, Emma sukses membawakan perannya sebagai seorang penyihir perempuan yang berasal dari keturunan non-sihir dan seorang murid yang sangat cerdas, banyak yang menyebutkan bahwa Emma cilik adalah aktris dengan “one take one good” kala itu, Emma selalu bisa membawakan karakter-karakter yang berbeda ke dalam film, walaupun selalu ada satu hal yang disayangkan dari Emma, aksen british-nya yang tak pernah hilang. Sejak saat itu, namanya mulai muncul dan mulai banyak membintangi film-film layar lebar, diantaranya adalah Colonia pada 2015, Beauty and the Beast pada 2017, The Circle pada 2017, dan Little Women pada 2019 dan masih banyak lagi.

Sumber : Ew.com

Dalam film Colonia, Emma berperan sebagai Lena, salah satu dari dua karakter utama. Film ini mengangkat kisah tentang Colonia Dignidad (yang sekarang dikenal sebagai Bavaria Village) atau sebuah koloni di Chile, Amerika Selatan, yang berbentuk sebuah perkumpulan orang-orang Jerman, pemimpinnya disebut sebagai Pius, Ia diketahui sebagai seorang mantan Nazi, bekas kekejamannya dituangkan dalam aturan-aturan, patriarki, tanda-tanda pedofilia serta sanksi kejam yang ada dalam Colonia Dignidad, koloni itu mengakar sangat kuat di Chile pada 1970-an. Seluruh set yang sangat rumit dan kompleks, busana, dan tata rias film ini mampu menggambarkan kondisi asli colonia dignidad, sama seperti bukti foto yang ditampilkan di akhir film. Kisah Lena yang rela masuk dalam koloni tersebut mengantarkannya pada pengalaman terburuk, bahkan ketika ia berhasil kabur, kedutaan Jerman sempat akan mengembalikannya pada Pius dan koloninya, ini disebut sebagai catatan buruk kedutaan Jerman sepanjang sejarah.

HOLLYWOOD, CA – MARCH 02: Actress Emma Watson attends the Oscars held at Hollywood & Highland Center on March 2, 2014 in Hollywood, California. (Photo by Jason Merritt/Getty Images)

Sumber : gettyimage/Jason Merritt

Sedangkan dalam film Beauty and the Beast, peran Emma lagi-lagi memukau para penontonnya, keanggunan dan keberanian seorang Belle bisa dibawakan dengan baik oleh Emma, film ini sebelumnya sudah dirilis dalam bentuk animasi oleh Disney pada 1991. Ia juga memenangkan best actress untuk perannya sebagai Belle dalam MTV Movie and TV Award. Ceritanya sudah sangat terkenal dikalangan masyarakat, mengisahkan perjalanan Belle untuk mencari ayahnya yang terjebak dalam sebuah istana penuh kutukan hingga mengantarkan Belle menjadi seorang pasangan dari pangeran yang terkutuk. Kisah Belle yang sudah tenar setelah film animasinya rilis, membuat film live action-nya sangat ditunggu-tunggu, dan Emma berhasil membawkan ekspektasi penonton tentang Belle versi live action.

Emma juga pernah memerankan Mae Holland dalam The Circle, ia memerankan seorang yang bekerja dalam sebuah agensi teknologi baru dan menjadi orang percobaan yang menggunakan teknologi baru, yakni sebuah alat untuk menjangkau jutaan orang di dunia dan hubungannya yang tak terbatas ruang, jarak dan waktu. Film ini menekankan pada nilai-nilai keuntungan sepihak pada sebuah bisnis serta pelanggaran privasi yang semakin parah akibat kemajuan teknologi yang semakin gila. Peruntuhan dinding-dinding pembatas antara jarak dan waktu memang bisa memudahkan, namun akan menggiring pada sebuah ketidaknyamanan hidup pengguananya, privasi yang dilanggar malah menjadi boomerang yang dirasakan Mae karena akhirnya ia kehilangan orang yang ia cintai.

NEW YORK, NEW YORK – DECEMBER 07: Emma Watson attends the world premiere of “Little Women” at Museum of Modern Art on December 07, 2019 in New York City. (Photo by Taylor Hill/WireImage,)

Sumber : gettyimages/Taylor Hill

Film layar lebar yang Emma bintangi adalah Little Women, perannya sebagai Meg, anak pertama dari empat bersaudara yang seluruhnya adalah perempuan. Namun perannya sebagai Meg agak sedikit terganggu akibat aksen british-nya yang sangat menonjol, padahal kisahnya menceritakan keluarga Amerika dan utamanya mengangkat isu perempuan melalui kehidupan wanita dalam keluarga untuk survive dan memilih jalannya sendiri. Film Emma kali ini sangat hangat, kisahnya yang sangat dekat dengan kehidupan dan bagaimana Meg akhirnya memilih jalannya sendiri. Peran Emma sebagai Meg cukup kuat walaupun Meg bukan menjadi penggerak utama cerita dalam Little Women.

Tulisan telah diunggah di Instagram pada 17 Maret 2021