Oleh Lisa Nurholiza, Divisi Konten Kamisinema
Oscar ke-93 berhasil digelar secara sederhana dan terbatas pada April 2021 lalu, banyaknya kejutan yang dihadirkan pada pengumuman pemenang menjadi salah satu hal yang menarik dan selalu berhasil membuat kaget para pegiat sinema di seluruh dunia. Jika Oscar kemarin ramai bahasan soal Anthony Hopkins, Nomadland, dan kategori film panjang lainnya. Sekarang mari kita menyambangi pemenang kategori film pendek fiksi dan film pendek animasi yang berhasil dimenangkan oleh film besutan Netflix, n also the film was available on Netflix! Silakan di tonton di Netflix bagi yang belum menonton! Dan selamat membaca!

Sumber : twitter.com_theacademy
Pada bulan April 2021 lalu, dunia perfilman yang dalam acara ini digelar oleh The Academy menggelar hajat besar tahunannya, Oscar ke-93. Dalam perhelatannya, ada 24 nominasi termasuk kategori film pendek fiksi dan film pendek animasi, kedua kategori tersebut berhasil disabet oleh film keluaran Netflix, yakni “If Anything Happens I Love You” untuk kategori film animasi pendek dan “Two Distant Strangers” untuk kategori film pendek fiksi.
Menariknya, pemenang kategori film pendek fiksi ini mengangkat isu tentang diskriminasi orang kulit hitam yang kaitannya dengan kejahatan kemanuasiaan/pembunuhan, isu yang rasanya sangat segar dan seksi pada Oscar tahun ini. Memang, dari banyaknya film yang masuk dalam Oscar 2021 ini tak sedikit yang mengangkat keresahan yang sama, agaknya ini menjadi respon atas isu yang sama di Amerika Serikat hingga menaikkan tagar #BlackLivesMatter pada sepanjang tahun 2020.

Sumber : netflix.com
Film pendek berjudul “Two Distant Strangers” yang rilis pada April 2021 di Netflix, disutradarai oleh Free dan Martin Desmond Roe, kisah singkat yang dibungkus selama 32 menit ini sukses membawa emosi penonton pada gejolak ketakutan absurd yang tercipta atas penghakiman “random” yang tidak seharusnya ditujukan kapadamu. Repetisi yang diterapkan sukses menambah kesan surprise dalam alur cerita pada plot-plot selanjutnya. Alur yang dihadirkan berulang namun terus bergerak maju hingga menemukan konklusi pada bagian akhirnya tersusun dengan baik dan menciptakan konklusi itu sendiri secara tersirat, secara logika yang bisa diartikan sendiri oleh penonton, ditambah dengan narasi akhir yang menyayat hati.
Pada akhirnya, film ini akan mengetuk nurani penonton soal apa itu kemanusiaan, apa itu menghargai sesama manusia atas hak-hak dasar yang mereka miliki yakni hak untuk hidup, etnosentrisme yang harus dihilangkan, dan kedamaian. Juga film ini memunculkan pertanyaan dalam benak Saya pribadi, jika memang pembunuhan dikerucutkan sebagai takdir, lalu apa makna nurani?. Anyways, “Two Distant Strangers” layak untuk menang.

Sumber : netflix.com
Sedangkan pemenang film pendek animasi, “If Anything Happens I Love You” adalah film berdurasi 12 menit yang rilis pada November 2020 di Netflix ini menceritakan soal duka kelam yang dirasakan orang tua ketika mendapati buah hatinya menjadi korban penembakan di sekolah, disutradarai oleh Will McCormack dan Michael Govier. Cerita ini berangkat dari kasus penembakan yang terjadi di lingkungan sekolah di California, Amerika Serikat oleh remaja 16 tahun dan menewaskan dua siswa.
Ceritanya yang ringan memang cocok dipadankan dengan animasi 2D dengan gaya pencahayaan siluet, banyaknya negative space yang dimunculkan juga mewakili kondisi yang dialami karakter. Visual dihadirkan konsisten seperti itu sampai akhir film. Keadaan dingin kondisi rumah pasca-wafatnya sang putri sukses dihadirkan tanpa bantuan pewarnaan biru pada visualnya.
Padanan yang menarik dan ciamik dari cerita dan visual film ini memang layak mengantarkan “If Anything Happens I Love You” menjadi pemenang Oscar 2021, selain memang karena tidak ada saingan berat di nominasi animasi pendek untuk film ini.
Tulisan telah diunggah di Instagram pada 8 Juni 2021