Oleh Moch. Fadliawan, Divisi Konten Kamisinema
Kita kerap kali merasa kesal bahkan mengeluarkan umpatan ketika PLN terpaksa melakukan pemadaman. Mata kita akan merasa dimanjakan ketika melihat bangunan dengan gemerlap indah lampu yang menyala. Kita merasa sangat terbantu dengan adanya lift dan KRL karena mempercepat mobilitas. Dan seperti yang kita ketahui, semua itu membutuhkan energi. Energi listrik. Tapi sadarkah kalian? Dibalik segala kemudahan yang tercipta karena adanya listrik, ada hal yang harus dikorbankan.

Sumber : YouTube Watchdoc Documentary
“Bagaimana sesungguhnya sumber energi listrik dihasilkan?”
Sebuah pertanyaan sederhana yang akhirnya membuat Dandhy Dwi Laksono memutuskan untuk membuat karya dokumenter dengan judul ‘Sexy Killers’ sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut.
Bersama Watchdoc, Dandhy Laksono memproduksi ‘Sexy Killers’ sebagai dokumenter terakhirnya dalam projek yang bertajuk ‘Ekspedisi Indonesia Biru’. ‘Sexy Killers’ sendiri bercerita mengenai dampak dari adanya kebijakan energi, khususnya energi batu bara terhadap lingkungan dan kesehatan sejak batu bara ditambang, didistribusikan, sampai dibakar sebagai sumber energi PLTU.

Sumber : YouTube Watchdoc Documentary
Bukan bercerita mengenai segala kecanggihan teknologi yang digunakan maupun kemegahan proyek yang tercipta karena adanya listrik, Dandhy Laksono justru lebih tertarik untuk menguak fakta mengenai isu sosial, politik, dan ekonomi yang mungkin saja tidak diketahui sebagian besar masyarakat. Dibalik gemerlap lampu kota yang megah, terdapat mereka yang harus membayarnya dengan merasakan kerusakan lingkungan, polusi udara, hancurnya terumbu karang, penyakit, bahkan hingga timbulnya korban jiwa.
“Ya namanya nasibnya dia, meninggalnya di kolam tambang, kan.” Ucap Isran Noor, Gubernur Kaltim saat itu, saat diwawancarai mengenai korban yang terus berjatuhan akibat adanya aktifitas pertambangan.

Sumber : YouTube Watchdoc Documentary
Pemerintahpun terkesan bersikap ‘bodo amat’ terhadap adanya korban jiwa dan segala kerusakan alam yang terjadi akibat adanya aktifitas tambang tersebut.Protes bukannya tak dilakukan, keringat yang bercucuran demi menuntut keadilan justru mengantarkan mereka kepada jeruji besi dengan tuduhan mengganggu kelancaran proyek.
Bukan hanya membahas mengenai kerusakan alam dan menurunnya kesehatan masyarakat akibat adanya aktifitas tersebut, dokumenter ini juga memaparkan sejumlah nama elit politik bahkan petinggi negara yang tercatat dalam kepemilikan saham tambang batu bara tersebut. Tambang batu bara menjadi salah-satu pendapatan terbesar mereka yang tentunya hampir tidak mungkin jika mereka akan membuat sebuah kebijakan yang nantinya akan merugikan mereka.

Sumber : YouTube Watchdoc Documentary
Indonesia diberkahi dengan sinar matahari, angin, dan aliran sungai yang baik. Lantas mengapa Indonesia tidak memanfaatkan secara penuh energi tersebut alih-alih mendorong penggunaan energi batu bara lebih dominan? Tidak ada alasan lain karena hal ini sudah dirancang sedemikian rupa. Jika pengalihan sumber energi dilakukan, maka sistem pertambangan yang sebelumnya berjalan akan mengalami kerugian.
Sejumlah warga sudah mulai beralih menggunakan panel surya dengan tenaga sinar matahari sebagai sumber energi listrik mereka. Segala cara mereka coba agar mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk mengembangkan panel surya sebagai salah-satu sumber energi listrik. Namun seperti yang kita bayangkan, hasilnya tidak ada sama sekali.

Sumber : YouTube Watchdoc Documentary
Mengingat listrik yang terus dibutuhkan juga adanya campur tangan pemerintah dalam bisnis ini, akan sangat sulit rasanya jika masyarakat ingin merubah kebijakan yang ada sekarang ini. Aktifis lingkungan berusaha terus berteriak namun suaranya kalah kuat dengan kedudukan yang berkuasa. Pada akhirnya, selama barang tambang masih tersedia, kegiatan tersebut akan tetap dilakukan.
Tulisan telah diunggah di Instagram pada 13 Februari 2021